PASAR MALAM AGAMA


Aku dan temanku pergi ke ‘Pasar malam agama.’
Bukan pasar dagang.
Pasar agama
Tetapi persaingannya sama sengitnya,
propagandanya pun sama hebatnya
.

Di kios Yahudi kami mendapat selebaran yang
mengatakan bahwa Tuhan itu
Maha Pengasih dan bahwa bangsa Yahudi adalah
umat pilihanNya.
Ya, bangsa Yahudi.
Tidak ada bangsa lain terpilih selain bangsa
Yahudi.

Di kios Islam kami mendengar, bahwa
Allah itu Maha Penyayang dan
Mohammad ialah nabiNya.
Keselamatan diperoleh dengan mendebgarkan
Nabi
Tuhan yang satu-satunya itu.

Di kios Kristen kami menemukan, bahwa
Tuhan adalah cinta dan bahwa di luar
Gereja tidak ada keselamatan. Silahkan
mengikuti Gereja Kudus jika tidak ingin
mengambil resiko masuk neraka.

Di pintu keluar aku bertanya kepada
temanku: ‘Apakah pendapatmu tentang Tuhan?’
Jawabnya: “ Rupanya Ia penipu, fanatik dan
bengis.”

Sampai di rumah aku berkata kepada
Tuahan: “Bagaimana Engakau bisa tahan dengan
hal seperti ini Tuhan? Apakah Engakau tidak tahu,
bahwa selama berabad-abad mereka memberi
julukan jelek kepadaMu?”

Tuhan berkata: “Bukan Aku yang
mengadakan ‘Pasar malam agama’ itu.
Aku bahkan merasa terlalu malu untuk
mengunjunginya.”

Antonio de Mello SJ

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s