Pergi KKN Dua Bulan


Entah akan berjalan seperti apa, yang kutahu aku enggan menjalaninya. Banyak hal menjadi alasanku. Program ini mungkin akan berjalan kurang efekrif mengingat niatan awal dan motifasiku memang tidak jelas. Aku menganggap ini hanya bagian dari ladang pertambangan pundi-pundi harta bagi para birokrat kampus. Kata mereka semua program yang kita laksanakan mesti dicatat nilai nominal materialnya, misalnya mengajar disekolah, untuk apa? Mereka menjawab untuk pelaporan dan pembelajaran, demi tuhan penguasa jagad aku tidak mungkin percaya. Susah kutemukan birokrat kampus ini yang memiliki dedikasi murni untuk membangun pendidikan negeri…aku tidak pernah percaya kepada kalian pak. Di sisi lain aku yakin penerimaan masyarakat tidak akan pernah sama dengan apa yang mereka gambarkan. Menurutku hari ini adalah era global village, meskipun ada ketulusan yang tersisa, selebihnya adalah prasangaka buruk akibat media yang tidak pernah mendidik audience-nya. Aku menganggap di desa sama saja di kota, apalagi tingkat konsumerisme dan penjajahan gaya hidup. Entahlah?

Berangkat tanpa ada kejelasan akan melakukan apa nantinya di lokasi. Mengapa kita tidak pernah diberikan otoritas untuk memilih sendiri lokasi dan apapun yang akan kita lakukan? Aku lupa menanyakannya saat pembekalan atau malas bertanya kepada para ahli bahasa pendisiplinan yang tentu saja sangat oportunis dengan konklusi yang tidak akan pernah sepadan dengan premis pembangunnya. Lihat saja PROF. HAFIED CANGARA yang menghubungkan kampus kumuh dengan mahasiswanya yang dipastikan berpikiran kumuh….profesor yang aneh, naïf bin ajaib [ke India ki pak jalan2 biar kita liat, tapi jangan sampai kelihatan kita yang kumuh di sana karena ternyata tidak mampu berdiskusi keilmuan dengan seorang mahasiswa-pun di kampus kumuh]. Sebab akibat yang tidak saling bersambungan, satunya masalah pengelolan dan admunistrasi kampus, satunya lagi masalah akademik. Hubungannya dimana? Sama saja ketika seorang rekan mengeluh ketika penggunaan sandal jepit di kampus dihubungkan dengan aktivitas di ruang kuliah. Kata rekan itu, “kenapa bertanya tentang sandal jepit, bukannya bertanya tentang sedang baca buku apa?”

Pada dasarnya aku tidak suka berinteraksi dengan orang tua. Dan itulah yang akan kulakukan di lokasi…basa basi agar bisa tetap hidup, dan berbagai aktivitas lainnya yang akan diukur moralitas [kebodohan + kepura-puraan] yang berlaku secara umum. Ini semua demi kata ajaib “citra” dan “image”. Wajar saja para ABG sangat benci ketika teman mereka “jaim” alias jaga image…karna tindakan ini sangat palsu. Aku lebih memilih melakukan semua hal senatural dan sejujur mungkin. Termasuk program seperti ini.

Kekalahan terbesar masih setia memojokkanku, semua hal yang realitas idea-nya telah kutolak, masih menempatkan kenyataan diriku berkubang di dalamnya. Kuliah, KKN, dan segala bentuk penindasan terhadap diriku masih saja kuterima hingga hari ini. Wajar ketika rekanan disetiap manggung mereka selalu meneriakkan kata “hidup kompromi adalah pilihan yang paling menyakitkan, sedangkan kemenangan adalah kekalahan terbaik.”

Sampai jumpa lagi “Hati Sebentuk Kotak”. Sampai jumpa para pengisi shout box. Aku hanya ingin mengatakan bahwa kompromi memang selalu menyakitkan.

 

nb: photo di grab di dA – “summer night” by closer to heaven.

Advertisements

3 thoughts on “Pergi KKN Dua Bulan

  1. hahahahahaha…….kompromi yah…. hahaahahaahaha…yang tabah yah ka’….. hahahahahahaha…..entah seperti apa ki nanti di sana… jelasnya ada doa dari sini…. selanjutnya terserah anda….hahaahahahahaha….

  2. fiuh…capek aku bacanya bozzzsebenarnya susah aku mengerti kata-katanya tapi maksud dan tujuannya agak mengerja kodonk…yah semangatlah jalani ituyang pastinya disini ada doa yang mengiringi kanda disana

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s