Harry Potter and the Deadly Followers Part I

Hahahahaha…semoga kalian kecewa karena  tidak akan menjumpai manisnya hidangan perjamuan kali  ini.  Semoga tulisan ini membuat ketersinggungan kepada para Potters Deadly Hollows. Dan semoga mampu memutuskan benang-benang siliturrahim yang selama ini hanya sebatas permukaan saja, penuh intrik, basa-basi dan omong kosong. Semoga…

Tanpa teori tapi sejuta kutukan. Tanpa berusaha mengingatkan tentang kerendahan selera dan kelupaan pada afeksi dunia sosial yang kadang memang sialan.  Toh, makian ini akan berakhir pada analisa serampangan yang sering didominasi oleh modal-modal sosial yang pastinya dominan disekitar kita.

Bioskop kini tak mampu lagi menyajikan makanan untuk mengenyangkan selera rendahan para Deadly Hollows, Deathly Swallowed. Selera yang mungkin saja tidak akan dirasakan oleh para penyapu kampus, apalagi penikmat film bajakan dan downloadtan. Dolby 5 dan semburan AC, mendinginkan kobaran nyali dari mereka yang terlanjur menderita ketakutan dan tertunduk kalah kepada masa depan yang niscaya tidak akan pernah pasti.

Mari bercerita tentang fiksi-fiksi. Tentang politik media dan asuransi sampai beasiswa luar negeri. Tentang tabungan pendidikan, karena dengan demikian, secara pasti akan membebaskan kita dari tanggung jawab terhadap ruang-ruang sosial dan sejarah. Setelahnya, kita akan membuka etalase gadget dan review film terbaru. Tentang keindahan bioskop, tentang apresiasi air seni dan bursa dunia kerja. Lalu kalian mulai melihatku berdasarkan kalkulasi nominal rekening prudential dan kartu kredit.

Aku yakin, tidak akan ada yang mengerti bisikan ini karena selera terlalu hingar bingar sehingga telinga semakin tuli. Zaman terlampau silau menjadikan mata semakin rabun. Dansa semakin panas sehingga kaki kaki pun saling menginjak.  Karena manifestasi itu jauh lebih jelas daripada memperhalusnya dan menjadikannya semakin menipu. Karena hari ini semua orang akan menutup telinga untuk teriakan, lebih sopan katanya kalau bisik-bisik, dan cerita di belakang.

Harry Potter baik-baik saja, kita sakit parah…

…. to be continued

ps: nantikn part II nya, format blueray

Advertisements

2 thoughts on “Harry Potter and the Deadly Followers Part I

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s